ANALISIS DISTRIBUSI NANAS DI DESA WONOREJO TRISULO KECAMATAN PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI

  • Haidar Bimantara Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang
  • Kustopo Budiraharjo
  • Wiludjeng Roessali
Keywords: farmer's share, marketing efficiency, marketing margin, pineapple.

Abstract

The research objective was to analyze the distribution channel model and the factors that influence the marketing efficiency of pineapple in the Village of Wonorejo Trisulo, District Plosoklaten, Kediri Regency. The research was conducted on 10 September - 10 October 2020 located in the Wonorejo Trisulo Village, Plosoklaten District, Kediri Regency. The research method used survey. The number of respondents was 144 people. The samples were determined using the Slovin formula consisting of 86 pineapple farmers. Furthermore, the snowball sampling method was used to determine the marketing agency respondents, namely 4 collectors, 8 wholesalers, and 16 retailers. The primary data obtained from interviews with based on questionnaires that has been prepared. Secondary data were obtained from related institutions and agencies such as the Central Statistics Agency (BPS), monographs of Wonorejo Trisulo Village, literature, and other supporting sources. The data analysis used was the descriptive quantitative method and statistical analysis. The results showed that the pineapple distribution channel in Wonorejo Trisulo Village was divided into 3 channels. The most efficient channel was channel 3 characterized by the lowest created marketing margin (IDR 4,650) and the highest farmer share value (63.59%). Results revelead that the farmer price level, and marketing margin were found significant in affecting the marketing efficiency. T-test results showed that partially the price variables at the farmer level and marketing margins effects on the efficiency of pineapple marketing, while the marketing channel variables had no effect on the marketing efficiency of pineapples in the Wonorejo Trisulo Village, Plosoklaten District, Kediri Regency.

Author Biographies

Kustopo Budiraharjo

Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang

Wiludjeng Roessali

Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang

References

Abadi, F. N. 2007. Analisis pemasaran keripik tempe di Kecamatan Sambung Macan Kabupaten Sragen. (Skripsi). Surakarta. Universitas Sebelas Maret.
Adiansyah, N., A. Dja’far dan Rifiana. 2013. Analisis tataniaga sawi di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru. J. Agribisnis Perdesaan. 3(1) : 62 – 73.
Anugrah, E. D. 2018. Analisis daktor-faktor yang mempengaruhi pendapatanpetani nanas “madu kelud”. J. ilmiah. 1(1) : 1-14
Asmarantaka, R. W. 2012. Pemasaran Agribisnis (Agrimarketing). Bogor: Departemen Agribisnis FEM IPB.
Badan Pusat Statistik. 2018. Statistik Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. 2020. Kecamatan Plosoklaten dalam Angka 2020. Kediri: Badan Pusat Statistik.
Bugis, I. I., S. Marjuni dan I. Nur. 2016. Analisis marjin pemasaran, efisiensi pemasaran dan keuntungan pada tataniaga cengkeh Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku (Studi Kasus di Desa Luhu). J. Riset Edisi III. 2(002):21 – 34.
Erzal, M. F., Taslim dan A. S. Masdar. 2016. Analisis saluran, margin, dan efisiensi pemasaran itik lokal pedaging. J. Students 5(1) :35–41.
Fajar, A., R. Nurmalina dan A. K. Adhi. 2014. analsis rantai pasok jagung di Provinsi Jawa Barat. (Tesis). Bogor. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.
Foat, L. M., I. N. Sirma dan S. P. N. Nainiti. 2019. Efisiensi pemasaran cabai rawit di Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. J. Excellentia. 8(1): 90-97.
Ghozali, I. 2011. Aplikasi analisis multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Irawan, B. 2016. Fluktuasi harga, transmisi harga, dan marjin pemasaran sayuran dan buah. J. Litbang. 5(4): 358-373.
Janie, D. N. A. 2012. Statistik Deskriptif dan Regresi Linier Berganda Dengan SPSS. Semarang: Semarang University Pers.
Kotler, P. dan G. Amstrong,. 2010. Dasar – Dasar Pemasaran Jilid 2 = Principles of Marketing. Jakarta: Indeks.
Lokollo, E. M. 2012. Rantai Pasok Komoditas Pertanian Indonesia. Bogor: IPB Press.
Mufriantie, F. dan A. Feriady. 2014. Analisis faktor produksi dan efisiensi alokatif usahatani bayam (Amarathus Sp) di Kota Bengkulu. J. Agrisep. 15 (1): 31 – 37.
Muslim, C. dan V. Darwin. 2012. Keragaman kedelai nasional dan analisis farmer share serta efisiensi saluran pemasaran kedelai di Kabupaten Cianjur. J. SEPA. 9(1): 1-11.
Palar, N., P. A. Pangemanan dan E. G. Tangkere. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga cabai rawit di Kota Manado. J. Agri-Sosioekonomi. 12(2) : 105-120.
Pradika, A., A. I. Hasyim dan A. Soelaiman. 2013. Analisis efisiensi pemasaran ubi jalar di Kabupaten Lampung Tengah. J. Ilmiah Agribisnis. 1(1) : 25-35
Prayogi, A. 2017. Sistem pendukung keputusan untuk penentuan jumlah produksi nanas menggunakan metode fuzzy tsukamoto. (Skripsi). Malang: Universitas Brawijaya.
Putri, U. M., R. S. Ningrum dan W. Lindasari. 2018. Analisis beta karoten pada nanas (Ananas comosus (L.) Merr) varietas queen dan cayenne menggunakan spektrofotometri. Di dalam Prosiding Seminar Nasional Sains, Teknologi dan Analisis, Kediri, 8 Agustus 2018. Hlm 212-218.
Qosim, W. A., T. Nurmala, A. Ismail dan S. Jannah. 2018.Estimasi heritabilitas dengan metode regresi tertua-turunan (parent-offspring regression) pada tiga populasi hanjeli (Coix lacryma-jobi L.). J. Zuriat. 29(2) : 104-109.
Rosavinda, B. 2012. Peran Koperasi Unit Desa (KUD) terhadap peningkatan pendapatan anggota (Studi Kasus Kud “Sri Among Tani” Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri). J. Ilmiah Mahasiswa FEB. 17(4): 416 - 21
Sinaga, S. C. dan N. Dewi. 2016. Pemasaran buah nenas (kajian struktur, perilaku, dan penampilan pasar) di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. J. Ilmiah Pertanian. 13(1) ; 38-50.
Siregar, C., A. S. Sembiring dan H. K. Siburian. 2018. Perancangan aplikasi prediksi penjualan laptop dengan menerapkan metode regresi linier. J. Pelita Informatika. 7(2): 179-184.
Sudiyono, A. 2002. Pemasaran Pertanian. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM Press).
Sugiarto, W. I. Dodi dan Y. Rudy. 2020. Meningkatkan nilai ekonomi buah nanas subgrade dengan sentuhan teknologi penggoreng vakum. J. Pengabdian Kepada Masyarakat. 4(1) : 43–49.
Sujarweni, V. W. dan L. R. Utami. 2015. Analisis dampak pembiayaan bergulir kur (kredit usaha rakyat) terhadap kinerja UMKM. J. Bisnis dan Ekonomi. 11(1) : 11-24.
Suliyanto. 2011. Ekonometrika Terapan: Teori dan Aplikasi dengan SPSS. Yogyakarta: Andi.
Surahman, T dan N. Kusnadi. 2016. Sistem pemasaran nanas Bogor (Ananas Comosus) di Kabupaten Bogor. J. Creative Research. 2(1): 69-82.
Wijaya D., S. P. Utama dan I. Cahyadinata. 2012. Analisis pendapatan dan pemasaran usahatani brokoli di Desa Muara Perikanan Kecamatan Pagaralam Selatan Kotamadya Pagaralam. J. AGRISEP. 11(2): 173-186.
Yuniar, A. R. 2012. Analisis menejemen rantai pasok melon di Kabupaten Karanganyer. (Tesis). Surakarta. Universitas Sebelas Maret.
Published
2021-07-15
How to Cite
Bimantara, H., Budiraharjo, K., & Roessali, W. (2021). ANALISIS DISTRIBUSI NANAS DI DESA WONOREJO TRISULO KECAMATAN PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 19(1), 21-36. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v19i1.843